Pangkalpinang (DMS) – TNI Angkatan Laut (TNI AL) memamerkan sekitar 496 ton timah hasil penggagalan penyelundupan di Perairan Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel). Barang bukti tersebut terdiri atas pasir timah, balok timah, dan koin timah.
Penindakan itu diperlihatkan dalam kunjungan kerja Kepala Staf TNI AL (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali ke Babel sebagai bentuk komitmen memberantas praktik ilegal yang merugikan negara dan masyarakat.
Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Hidayat Arsani, menyatakan dukungannya terhadap langkah tegas TNI AL dalam menjaga sumber daya alam dan melindungi nelayan.
“Penindakan ini merupakan upaya nyata melindungi kekayaan alam Babel dari praktik ilegal yang merugikan negara dan masyarakat,” ujarnya dalam keterangan pers di Pangkalpinang, Senin.
Ia menegaskan, pengamanan wilayah laut dari penyelundupan dan tindak kejahatan lainnya merupakan bagian penting dalam menjaga kesejahteraan masyarakat pesisir. Kekayaan laut, kata dia, harus dikelola dan dijaga agar manfaatnya benar-benar dirasakan warga setempat.
Pemerintah daerah berharap kolaborasi dengan TNI AL terus diperkuat guna memastikan keamanan laut berjalan beriringan dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat kepulauan.











