Jayapura (DMS) – Kepolisian Daerah Papua mengamankan 14 orang terkait kerusuhan yang terjadi di Stadion Lukas Enembe, Kampung Harapan, Kabupaten Jayapura, seusai pertandingan babak playoff Liga 2 Indonesia.
Kerusuhan terjadi setelah Persipura Jayapura kalah 0-1 dari Adhyaksa FC.
Kepala Bidang Humas Polda Papua Cahyo Sukarnito mengatakan seluruh orang yang diamankan saat ini masih menjalani pemeriksaan intensif di Polres Jayapura di Doyo, Kabupaten Jayapura.
“Ke-14 orang yang diamankan masih diperiksa secara intensif oleh penyidik di Polres Jayapura,” ujar Cahyo di Jayapura, Sabtu.
Ia menjelaskan, belasan orang tersebut diamankan di sekitar lokasi kejadian guna memastikan keterlibatan mereka dalam aksi kerusuhan.
“Dari 14 orang yang diamankan itu, belum ada yang ditetapkan sebagai tersangka,” katanya.
Berdasarkan laporan sementara, kerusuhan tersebut mengakibatkan puluhan kendaraan mengalami kerusakan, hilang, hingga dibakar massa.
Sebanyak 67 kendaraan roda dua dan roda empat dilaporkan terdampak dalam insiden tersebut.
Selain kerusakan kendaraan, kerusuhan juga menyebabkan korban luka-luka. Tercatat 10 anggota Polri yang bertugas melakukan pengamanan di stadion serta satu warga sipil mengalami cedera.
Salah satu personel Polres Jayapura, yakni Arjuna, saat ini masih menjalani perawatan di RS Bhayangkara Jayapura akibat luka yang dideritanya.
Cahyo menambahkan, pihak kepolisian masih melakukan pendataan terkait total kerugian akibat kerusuhan tersebut.
“Anggota masih melakukan pendataan untuk mengetahui berapa besar kerugian akibat kerusakan di sekitar Stadion Lukas Enembe,” kata Kabid Humas Polda Papua.











